Kamis, 16 Oktober 2014

:)

GALAU KAH YANG KAU RASAKAN
HARI INI
SEPERTI GALAU YANG KAU
CERITAKAN KEMARIN
HANYA GALAU YANG KAU
PERIBUTKAN
SEPERTI TAK ADA HARAPAN
KALAH SEBELUM KAU COBA
BERTARUNG
TIDAK KAH KAU BOSAN HIDUP
SEPERTI INI
GALAU SAAT KAU MERASA SENDIRI
LEBIH GALAU SAAT KAU MERASA
DITINGGALKAN
TERLALU LAMA TENTUKAN PILIHAN
PENYESALAN YANG
BERKEPANJANGAN
TUMBUH MENJADI PECUNDANG
YANG LEMAH
TIDAK KAH KAU BOSAN HIDUP
SEPERTI INI
TERLALU BANYAK BICARA SOAL HATI
HINGGA TAK SADAR LOGIKA MU MATI
TERLALU BANYAK KAU
MUNGGUNAKAN RASA
HINGGA HANYA GALAU YG BERKUASA
SEMAKIN BODOH DAN LEMAH HARI
KE HARI
JADI PECUNDANG TANPA KAU
SADARI
AKU SUDAH BOSAN MENDENGAR
KATA
GALAU..GALAU..GALAU..
GALAU SAAT KAU MERASA SENDIRI
LEBIH GALAU SAAT KAU MERASA
DITINGGALKAN
TERLALU LAMA TENTUKAN PILIHAN
PENYESALAN YANG
BERKEPANJANGAN
TUMBUH MENJADI PECUNDANG
YANG LEMAH
TIDAK KAH KAU BOSAN HIDUP
SEPERTI INI
YG LEMAH AKAN KALAH YG LEMAH
KAN MENYERAH
YG LEMAH KAN SLALU DIKORBANKAN
YG KUAT AKAN MENANG YG KUAT
TAK MENYERAH
YG KUAT TAK KAN PERNAH
GALAU..GALAU..GALAU..
TERLALU TERKUBUR DALAM SOAL
HATI
HINGGA OTAKMU KAU BIARKAN MATI
TAK BISA TERIMA SEMUA YG TERJADI
HINGGA HANYA GALAU YANG KAU
BISA
SEMAKIN BODOH DAN LEMAH HARI
KE HARI
JADI PECUNDANG TANPA KAU
SADARI
AKU SUDAH BOSAN MENDENGAR
KATA
GALAU..GALAU..

Selasa, 23 September 2014

KETULUSAN

Sangat salut dengan orang-orang yang menjalin hubungan bertahun-tahun. Begitu banyak ujian dan cobaan.Tetap bertahan meski di kecewakan, tetap tulus memberikan maaf walau begitu sering disakiti.Karna apa yang sudah dilewatkan bertahun-tahun itu tidak mudah.Melewati begitu banyak perjuangan, merasakan emosi, suka dan duka nya.Disaat masalah keluarga, orang ketiga, jarak dan waktu, semua jenis masalah itu menguras pikiran, tenaga, perjuangan yang dilakukan untuk bertahan, bagaimana caranya memperbaiki kembali.itu tidak mudah, butuh ketulusan dan keikhlasan.disaat kita merasa tidak sanggup, disaat kita berusaha meninggalkan dan membencinya, semua yang kita lalui bertahun tahun itu akan teringat kembali.karna walau bagaimanapun 1 keburukan tidak akan memudarkan miliyaran kebaikan yang di lakukan oleh pasangan kita.karna sudah terlalu banyak perjuangan dan pengorbanan yang kita lakukan sama-sama.keinginan dan cita-cita yang ingin kita wujudkan.karna hanya satu yang harus kita ingat, ketulusan yang kita lakukan akan mempengaruhi pasangan kita atau orang lain, disaat dia atau mereka merasakan bagaimana ketulusan yang kita berikan, mereka akan sadar dengan sendirinya, hanya butuh waktu untuk itu semua.tidak ada pengorbanan yang sia-sia untuk cinta yang tulus.

"KETIKA SENDIRI"

"KETIKA SENDIRI"


Berpikir sejenak dalam kesunyian
Tidak ada seseorangpun menemani
Suara kodokpun terdengar suram
Anginpun tak menemaniku malam ini

Ingin kumencari keramaian
Apa daya hati memang tak menginginkan
Menjauh dari rasa bising
Yang ada damai, nyaman, dan tenang

Ketika sendiri terus berlanjut
Melamun memikirkan hari esok
Dan sepi akan terus menyahut
Sendiri, tanpa kekasih yang tersosok

Renunganpun sedikit berakhir
Karna mata mulai tak kuasa
Rasa yang menggebu terus terukir
Air mata pun menetes menutupi kesedihanku

Kurasa hati tak mampu menahan
Sampai mata terasa lelah
Dan tak kusangkakan
Matapun tertutup dengan indah

Senin, 11 Agustus 2014

KAMU

KAMU

Ini ceritaku J

KAMU. .
aku mengenalmu. .
tanpa sengaja aku telah masuk dihidupmu. .
menjadi sahabat yang dapat kau butuhkan. .
sebisa mungkin berusaha terlihat sempurna. . yaaa hanya untuk sahabat..
waktu yang kita lalui bersama, kemana mana bareng. .
gimana konyolnya kita, menghabiskan waktu bersama sama. .

Aku mungkin salah satu saksi perjalanan cinta kamu, melihat gimana setianya kamu, egoisnya kamu, tegasnya kamu, perhatiannya kamu, cara kamu menyayangi, termasuk gimana kamu disakitii. .
disaat kamu disakiti entah kenapa perasaan ini merasa tidak terima melihat kamu menangis melihat kamu dilakukan seperti itu. .
aku menepis perasaan ini. . mungkin itu perasaan yang sangat wajar. .
perasaan tidak terima disaat sahabat kita disakiti. .
tapi anehnya perasaan yang biasanya aku berada di dekatmu tanpa ada getaran, tanpa ada rasa canggung. . kini berubah menjadi getaran yang sangat kuat. .
aku tak tahu entah kamu merasakannya atau tidak. .
tapi aku tetap menepis, ini perasaan yang biasa. .

waktu terus berjalan. .
berjalan dengan keadaan dan hari hari yang semakin mebuatku bingung. .
aku berusaha mencari tahu perasaan apa ini.?
Tiap haari sebelum terlelap , yang biasanya malam yang kulalui tanpa membayangkanmu. .
kini berubah. . selalu kubayangkan wajahmu, kubayangkan nanti caramu menyayangiku, membayangkanmu menggenggam jemari ini, membasuh butir butir indah yang berjatuhan dipipiku. .
Membayangkan gimana nantinya caraku menyayangimu, selalu setia terhadapmu, mengerti dan saling memahami



Tiba –tiba aku tersentak dalam lamunaan ku. .
apa ini yang namanya cinta.?? Oh tidaak, aku tidak boleh memiliki perasaan ini.
kamu sahabatku, dan kamu seseorang yang tidak pantas untukku, rasa’nya kamu terlalu berharga untukku miliki. .
Tapi aku harus gimana.?? Perasaan ini sudah terlanjur aku miliki. .
aku berusaha memendam, berusaha menyembunyikan apa yang sedang kurasakan..
Aku selalu memohon, agar kamu tidak dapat membaca gerak gerik ku yang sudah tidak biasa terhadapmu. .

Dengan berjalannya waktu, ternyata kamu dapat membaca perasaan apa yang sedang kurasakan. .
aku tidak dapat membayangkan setelah kamu mengetahui ini semua, cara dan sikap seperti apa yang harus kamu tunjukan untuk menghargaiku.??

Di luar dugaanku kamu mengatakan “AKU MENCINTAIMU”
Tuhaaan . . apa ini kenyataan.?? Ini bukan mimpi kan tuhaan.??
Dan ternyata ini kenyataan. .

Sejenak aku terdiam. . apa aku harus bahagia atau sedih.??
Apa ini bukan sekedar kamu menghargaiku karna rasa tidak enak.?
tidak mungkin kamu melupakan dia seseorang yang kamu anggap satu satunya dapat hilang seketika dalam hatimu. .
aku berusaha melupakan apa yang kau ungkapkan, tapi keseriusanmu menujukan itu, sehingga rasa ragu terhadapmu seakan sirna. .

Aku berusaha menjalaninya tanpa rasa cemas. .
aku selalu tanamkan dalam hatiku bahwa semua akan baik baik saja. .
aku bahagia.?? Bahagia yang teramat besar kurasakan. .
Waktu yang kujalani sekarang menjadi lebih indah, menjadi lebih berwarna. .
aku bisa merasakan caramu melindungiku, aku bisa melihat caramu menyayangiku..
Berada didekatmu itu kebahagiaan yang teramat besar ku rasakan. .

Aku menjalani hubungan ini dengan kepercayaan yang sangat besar ku berikan untukmu, rasa cinta yang sudah kuserahkan seutuhnya, perhatian layaknya seorang ibu terhadap anaknya. .
rasa khawatir akan keadaanmu yang sangat dalam. .
Begitu takutnya aku akan kehilanganmu, untuk cemburupun aku takut. .
aku takut dengan rasa cemburu itu kamu perlahan menjauhi hidupku, aku takut untuk marah, aku takut untuk mengatur, aku takut untuk manja. .

Perlahan semua terasa berbeda, sifat hangat yang biasanya kamu berikan, sandaran yang biasa kamu lakukan, lagu cinta yang biasanya kamu nyanyikan. .
sekarang semuanya terasa jauh dan perlahan menghilang. .

Aku tidak mengerti bahkan tidak tahu kenapa kamu seperti ini.??
apa semua yang aku lakukan masih kurang.??
Kasih. . begitu besar’nya aku menyayangimu, begitu dalamnya rasa cintaku, begitu tulusnya perhatianku. .
apa semua itu belum cukup.?? Selama ini aku bersikap tidak terlalu menuntut. .
tidak menuntut perhatian yang lebih, tidak menuntut harus seperti ini seperti itu. .
karna aku pengen tidak menjadi sosok yang rumit untukmu. .

Ternyata kebahagiaan tak selamanya berpihak padaku. .
Sosok yang aku cintai, sosok yang mebuat hari hariku berwarna, yang membuat senyumanku lebih berarti, dan sosok kamu pula yang berbalik memberikan kesakitan, memberikan airmata, yang menjadikan hari hariku kelabu, yang menghilangkan senyuman dari wajah ini. .
Ternyata sosok kamu melebihi silet tajam yang mencabik cabik hati inii. .
Dengan sekejap kamu dapat membuat hidupku terasa suram . .
Kamu tak lihat air mataku, tak lihat juga seberapa parah lukaku selama ini.
Apa aku harus teriak memanggilmu, agar kamu menengok melihat luka ini.??
Tapi Kali ini, biarkan hatiku teriris sendiri. Biarkan aku yang terluka parah, biarkan aku yang  menangis diam-diam sekarang.
Tapi, lihatlah nanti, Sayang. Suatu saat nanti, air mataku berubah jadi senyum tak berkesudahan.

Kamu bukan lagi pria yang kukenal seperti dulu, bukan pria manis yang kucintai karena ketulusan dan keramahannya. .
Kini kamu adalah pria yang paling bangsat yang aku kenal. .
Pantas semua perlahan menghilang, perlahan berubah. .
Ternyata karna wanita itu.??
Dengan mudahnya kamu mengucapkan janji untuk mengatakan perasaan untuk perempuan itu. .
Apa kamu tidak sadar.?? Dia adalah perempuan yang aku kenal, perempuan yang pernah kamu remehkan, perempuan yang katanya tidak kamu inginkan. .
Tapi nyatanya apa.??

Kalau kamu harus menyakiti aku seperti ini, untuk apa kamu merubah status sahabat itu. .
kenapa kamu harus menyakitiku sekeji ini.?? Tidak kasihan kah kamu terhadapku.??
Yang ingin aku tahu sempatkah kamu memiliki perasaan itu walau seujung kuku untukku.??

Aku mulai menjalani hari hariku seperti biasa, tanpa kamu..
Dan hingga akhirnya jarak yang memisahkan kita.
Dengan jarak ini pula, mungkin aku bisa perlahan melupakan sosokmu. .

Waktu terus berjalan. .
Aku sudah mulai terbiasa tanpa hadirmu, tanpa senyummu. .
Aku mulai menata kembali hatiku, berusaha melupakan kesakitan itu. .
mengembalikan senyumanku, mengembalikan keceriaanku seperti dulu. .
Berusaha membuka hati untuk yang lain. .
Entah kenapa disaat aku membuka hati untuk yang lain, bayanganmu malah semakin melekat. .
rasa ingin hadirmupun semakin kuat. .
Semuanya tetap tidak bisa, selalu wajahmu yang ku ingat, selalu namamu yang kusebut selalu kamu dan kamu. .
Sampai kapan.?? Sampai kapan aku harus seperti ini.?? Sampai kapan aku mencintaimu setulus dan sebesar ini.??
apa rasa sakit yang kau berikan belum cukup untuk jadi alasan untukku lupakanmu.??
hati ini begitu bodoh. . sangat bodoh.!!





Tiba tiba kamu kembali. .
Perlahan kamu tarik aku, perlahan kamu membawaku masuk dihidupmu. .
Anehnya  aku malah menikmati itu semua, menikmati kembali masa lalu yang harus’nya aku lupakan. .
Masa lalu yang tak seharusnya aku ulangi. .

KAMU
Aku menikmati waktu dan kebahagiaan yang kau ciptakan kembali. .
entah. . aku tak tau sampai kapan kebahagiaan ini aku rasakan. .
apakah kau akan jatuhkan aku kembali seperti dulu. .

Waktu yang kau ciptaakan sekarang sungguh lebih indah
Hingga akupun lupa akan rasa sakit itu, hingga aku lupa seseorang yang datang kembali sekarang adalah sosok yang sangat kejam, hingga aku tertunduk kembali dihadapanmu. .
Kamu sungguh pintar, begitu mudahnya kamu tarik hatiku kembali. .
Hingga sekarang semua terasa beda dengan kamu yang duluu. .
Kamu mengenalkanku dengan orang orang yang terpenting dihidupmu. .
Aku lupa akan semua yang sudah terjadi dahulu. .
tiap hari aku betanya. . tuhan. . apa ini bukan mimpi.??
tuhan ini kenyataankan tuhan.??
airmata ku tak terasa dengan sendirinya menetes. .
aku sangat bahagia tuhan, jangan buat dia pergi lagi, tetapkan dia disini tuhan, dihatiku. .
Aku ingin selamanya seperti ini, sudah cukup yang terjadi dulu tuhan :’(

Waktu terus berjalan dengan senyuman indahku. .
dengan berjuta harapan dan mimpi. .
Kamu. . aku sangat menyayangimu melebihi apapun, bahkan rsa sayangku cinta tulusku sama besarnya dengan ibumu :D

Ddisaat aku menikmati kebahagiaan ini. .
Tiba-tiba semuanya berakhir. . berakhir karna kebodohanku. .
berakhir karna kebohonganku, aku mengatakan sesuatu yang jelas jelas tidak benar. .
Apa kamu percaya.?? Apa mungkin aku lakukan seperti itu.??
Aku hanya ingin tahu apakah aku berarti buat kamu.?? Apakah ada rasa takut dihatimu kehilanganku.??
ternyataa tidak ada sedikitpun, tanpa menanyakan kembali, kamu hanya mengeluarkan 1 kata. . kata putus.!!!
Terbuktilah. .
ternyata kejadian ini berulang lagi. .
begitu cepatnya kau melaakukan ini semua, seperti halnya mengedipkan mata. .
Tak menunggu waktu lama, kamu langsung mengambil dia. .
Apa dengan airmata dan rasa sakit ini kebahagiaan yang cukup besar kau rasakan.??
bagaimana bisa kamu melakukan hal yang sama yang pernah kamu lakukan sebelumnya. .
kamu mengingatkan kembali luka yang begitu dalam kamu lakukan, yang sudah bisa aku trima, yang sudah bisa aku lupakan. . kini kembali ku mengingatnya.!!
manusia seperti apa kamu.?? Apa begitu tidak punya hatikah kamu.??
Kenapa selalu orang yang aku kenal engkau mengambil hatinya, kenapa harus mereka.??
Ini sakit yang lebih dari sebelumnya. .
Apa tidak pernah kamu pikirkan.??
kamu yang mengenalkan aku denganya, hingga aku merasakan kedekatan yang begitu erat. .
dia yang sudah aku anggap adek. .
tempat aku menceritakan keluh kesahku denganmu. .
Orang yang begitu polos. . orang yang menempatkan jadi pendengar yang baik untukku. . kenapa harus andouu akaaa siiii.????
padahal kamu tau dia memiliki pasangan, dan pasangan itu SAHABAT kamu sendiri nggoke naeeee. .
Tapi kenapa masih bisa kamu melakukannya.??
Ini sakit. . sakiiiit bangat, aku mohon lihat hatiku.?? Lihat gimana parahnya luka ini karenamu. .
Apakah seseorang seperti kamu yang harus aku cintaii.??
Bahkan sampai ada di titik ini, sesakit dan seperih ini tidak mampu melumpuhkan hatiku. .
Aku masih belum bisa melupakan sosok bangsaaat seperti kamu.!!
Tidak dapat membenci sosok kamu.!!
bagaimana bisa kamu mengambil hati ini seutuhnya hingga tak dapat berpaling. .

dalam diamku merenungkan semua inii. .
mungkin ini kebahagiaanmu, mungkin sosok dia lah yang kamu cari bukanlah aku. .
aku cukup tersenyum dengan airmata. .
aku tidak dapat berbuat apa apa lagi, untuk marahpun aku tidak ada hak. .
apa lagi untukk menyuruhmu melihat hati inii. .

KAMU
Disaat aku disakiti seperti ini saja aku masih memikirkan kebahagiaanmu, masih memikirkan bagaimana kamu disakiti sepertiku.??
Andai kamu tahu, gimana tidak terimanya aku disaat kamu dianggap remeh, disaat kamu dipandang sebelah mata oleh orang yang kamu cintai..
bukan sakit yang kurasakan disaat kamu tidak menginginkan hati ini, disaat kamu menyakiti hati ini, bukan sakit disaat kamu datang lalu pergi. .
bukan sakit disaat kamu lebih milih wanita yang ku kenal kebanding aku, tapi sakit yang lebih dari itu. . sakit yang tidak mampu untuku dengar bahkan untuk aku melihatnya. .

Tanpa aku sadari ternyata waktu sudah terlalu lama meninggalkan aku disini, meninggalkan aku dengan perasaan yang masih sama. .
perasaan yang masih belum redup untukmu. .
ini cukup membuatku bingung. . gimana mungkin aku masih mencintai sosok yang tidak menginginkan aku, sosok yang tidak pernah ada disaat aku butuh, disaat aku lelah, disaat aku jatuh, disaat aku membutuhkan pundak untuk bersandar. .
sosok yang tidak pernah lelah menyakitiku, sosok bangsaat sepertimu.!!

KAMU. .
lagi lagi datang kembali. .
Kamu selalu mengajari ku mengais-ngais masa lalu
Memaksa ku untuk kembali menyentuh kenangan
Terdampar dalam bayang-bayang yang kau gurat secara sengaja
Seakan-akan sosok mu nyata. .
Menjelma menjadi pahlawan kesiangan
Yang merusak kebahagiaan
Dalam kenangan kau seret aku perlahan
Menuju masa yg harusnya aku lupakan

Inikah caramu menyakiti ku?
Inikah caramu mencabik-cabik perasaanku?
Apakah dengan melihat tangis ku itu berarti bahagia buat mu?
Apakah dengan menorehkan luka di hatiku?
Berarti kemenangan bagimu....
Siapa aku di matamu?
Hingga begitu sulit kau lepaskan aku dari jeratanmu...
Apakah boneka kecil mu ini dilarang untuk bahagia?
Apakah wayang yang sering kau mainkan ini dilarang mencari kebebesan?
Mengapa kau sering memperlakukan aku seperti mainan?
Kapan kau ajari aku kebebesan?
Ajari aku caranya melupakan..
Meniadakan segala kecemasan..
Meniadakan segala kenangan..
Nyatanya derai air mataku hanya di sebabkan olehmu
Ajari aku caranya melupakan..
Sehingga aku lupa caranya menangis
Sehingga aku lupa caranya meratap
Karena aku selalu kenal air mata
Aku hanya ingin tertawa
Sehingga hati aku mati rasa akan luka...

cerita apa lagi yang akan kamu bawa kali ini.??
Aku berusaha biasa saja, aku berusaha seperti tidak pernah ada yang terjadi sebelumnya. .
Racunmu perlahan mulai keluar, kata kata mu yang seakan aku terlihat spesail. .
Selalu engkau hadir dengan ciri khasmu. .
sapaan lembutmu, perhatian yang mampu membuat jantung ini berdetak hingga tak ada satuan waktupun di dunia ini mampu menghitungnya. .
Cara inilah yang mampu membuatku tak mampu berkata kata. .
Cara inilah yang menjeratku. .
Aku mulai tidaak dapat mengendalikan perasaanku, hingga aku masuk lagi dalam drama yang kau buat. .
Drama yang mungkin untuk sementara waktu seperti dulu, drama yang akhirnya akan menyakitiku, drama yang mencabik cabik perasaanku. .
Bagaimana bisa aku dapat melupakanmu.??
Kamu selalu hadir disaat aku berusaha, disaat aku mulai bisa, tiba tiba kamu kembali hadir. .

Suara halus itu menyapaku tengah malam, menyanyikaan syair cinta yang membuat aku terpesona. .
tuhaaaaaaaan apa lagi ini.?? Jangan buat aku mati berdiri dalam kesenangan sesaat ini..
tapi tak tau kenapa aku juga tidak ingin malam ini berakhir, tak ingin malam ini larut dengan begitu cepat. .
aku ingin mendengar syair ini berulang ulang. .
dan ternyata tidak mampu membuat takdir yang sudah di tetapkan menjadi sperti yang aku inginkan. .
aku akuii. . kali ini kamu hadir kembali dengan begitu pintaar’nya. .
tiap hari menyapaku dengan pesan singkat, kata kata sayang, perhatian yang teramat lembut. .
dan lebih parah mengucapkan kata dan janji. .
tanpa sadar kali ini airmata jatuh dengan sendirinya. .
Masih kuingat “jangan buat airmata mu jatuh, jangan biarkan tangan orang lain menyentuh dan mengusap airmata itu, tunggu tangan aku yang aka mengusapnya”
Dan janji itu bertambah “aku akan menghabiskan 1 hari bersamamu, aku akan membawamu kemana yang kamu inginkan”
Kamu tau, bukan 1 hari yang aku harapkan, karna mungkin buat aku itu terlalu berharga. . 1 jam saja itu sudah cukup. .
Tapii apa janji itu nantinya akan terjadi.?? Apa setelah kamu pulang kamu masih mengingat janji ini.??

Tuhan. .
Aku malu untuk mengeluh, pasti tuhan mentertawakan aku. .
Terjadi lagi kan tuhan.?? Kenapa aku begitu bodoh :’(
Percuma aku teriak, percumaaa. .
aku lelah tuhan, aku ingin perasaan ini hilang. .
aku lelah dengan Kamu yang selalu datang dan pergi sesukamu. .
sekarang saja perlahan kabarmu menghilang. . kali ini reaksi apa yang harus aku perlihatkan. .
airmata rasa’nya sudah biasa, karna tak ada alasan lain airmata ini menetes itu hanya karenamu.
aku hanya bisa menikmati apa yang aku dapatkan akibat kebodohanku yang terlalu tinggi berharap padamu.

KAMU..
Bisakah kau bayangkan rasa’nya jadi aku.??
Kamu pernah menjadi bagian hari-hariku. Setiap malam, sebelum tidur, kuhabiskan beberapa menit untuk membaca pesan singkatmu. Tawa kecilmu, kecupan berbentuk tulisan, dan canda kita selalu membuatku tersenyum diam-diam. Perasaan ini sangat dalam, sehingga aku memilih untuk memendam rasa sakit ini.

Jatuh cinta. . inilah yang aku rasakan padamu. .
saat itu aku berpkir suatu saat nanti kita bisa berada di status yang lebih spesial. . ternyata iya aku dapatkan itu.?? Kesedihan lebih banyak ketimbang bahagia.

Aku terlalu penasaran ketika mengetahui kehadiranmu mulai mengisi kekosongan hatiku. Kebahagiaanku mulai hadir ketika kamu menyapaku dalam pesan singkat. Semua begitu bahagia.... .

Aku sudah berharap lebih. Kugantungkan harapanku padamu. Kuberikan sepenuhnya perhatianku untukmu. Sayangnya, semua hal itu seakan tak kaugubris. Kamu di sampingku, tapi getaran yang kuciptakan seakan tak benar-benar kaurasakan. Kamu berada di dekatku, namun segala perhatianku seperti menguap tak berbekas. Apakah kamu benar tidak memikirkan gimana jadi aku? Bukankah kata teman-temanmu, kamu adalah perenung yang seringkali menangis ketika memikirkan sesuatu yang begitu dalam? Temanmu bilang, kamu melankolis, senang memendam, dan enggan bertindak banyak. Kamu lebih senang menunggu. Benarkah kamu memang menunggu? Apalagi yang kautunggu jika kau sudah tahu bahwa aku mencintaimu?

Kamu. .
tak mungkin kau tak tahu ada perasaan aneh di dadaku bertahun tahun. Kekasihku yang sempat kumiliki, tak mungkin kautak memahami perjuangan yang kulakukan untukmu. Kamu ingin tahu rasanya seperti aku? Dari awal, ketika kita pertama kali berkenalan, aku hanya ingin melihatmu bahagia. Senyummu adalah salah satu keteduhan yang paling ingin kulihat setiap hari. Dulu, aku berharap bisa menjadi salah satu sebab kautersenyum setiap hari, tapi ternyata harapku terlalu tinggi.

Semua telah berakhir. Tanpa ucapan pisah. Tanpa lambaian tangan. Tanpa kau jujur mengenai perasaanmu.. mengenai maksud mu yang datang tiba tiba terus hilang.
Perjuanganku terhenti karena aku merasa tak pantas lagi berada di sisimu. Sudah ada seseorang, yang nampaknya jauh lebih baik dan sempurna daripada aku. Tentu saja, jika dia tak sempurna kau tak akan memilih dia menjadi satu-satunya bagimu.

Setelah tahu semua ini, apakah kamu pernah memikirkan sedikit saja perasaanku? Ini semua terasa aneh bagiku. Kita yang pernah dekat kembali, walaupun tak punya status apa-apa, meskipun berada dalam ketidakjelasan, tiba-tiba menjauh tanpa sebab. Aku yang terbiasa dengan sapaanmu di pesan singkat harus (terpaksa) ikhlas karena akhirnya kamu sibuk dengan kekasihmu. Aku berusaha memahami itu. Setiap hari. Setiap waktu. Aku berusaha meyakini diriku bahwa semua sudah berakhir dan aku tak boleh lagi berharap terlalu jauh.

Kamu. .
jika aku bisa langsung meminta pada Tuhan, aku tak ingin perkenalan kita terjadi.
Aku tak ingin mendengar suaramu ketika menyebutkan namaku. Aku tak ingin membaca pesan singkatmu yang lugu tapi manis. Sungguh, aku tak ingin segala hal manis itu terjadi jika pada akhirnya kamu menghempaskan aku sekeji ini.

Kalau kau ingin tahu bagaimana perasaanku, seluruh kosakata dalam miliyaran bahasa tak mampu mendeskripsikan.
Perasaan bukanlah susunan kata dan kalimat yang bisa dijelaskan dengan definisi dan arti. Perasaan adalah ruang paling dalam yang tak bisa tersentuh hanya dengan perkatan dan bualan.
Aku lelah. Itulah perasaanku sekrang. Sudahkah kaupaham? Belum. Tentu saja. Apa pedulimu padaku? Aku tak pernah ada dalam matamu, aku selalu tak punya tempat dalam hatimu.

Setiap hari, setiap waktu, setiap aku mendengar tentangmu dengannya, aku selalu berusaha menganggap semua baik-baik saja. Semua akan berakhir seiring berjalannya waktu. Aku membayangkan perasaanku yang suatu saat nanti pasti akan hilang, aku memimpikan lukaku akan segera kering, dan tak ada lagi hal-hal penyebab aku menangis setiap malam. Namun.... sampai kapan aku harus terus mencoba?

Sementara ini saja, aku tak kuat mendengar apa lagi melihatmu menggenggam jemarinya. Sulit bagiku menerima kenyataan bahwa kamu yang begitu kucintai ternyata malah memilih pergi bersama  orang yang aku kenal. Tak mudah meyakinkan diriku sendiri untuk segera melupakanmu kemudian mencari pengganti.

Seandainya kamu bisa membaca perasaanku dan kamu bisa mengetahui isi otakku, mungkin hatimu yang beku akan segera mencair.
Aku tak tahu apa salahku sehingga kita yang begitu lama kenal, aku orang yang begitu mencintaimu, tiba-tiba terhempas dari dunia mimpi ke dunia nyata. Tak penasarankah kamu pada nasib yang membiarkan kita kedinginan seorang diri tanpa teman dan kekasih?

Aku menulis ini ketika mataku tak kuat lagi menangis. Aku menulis ini ketika mulutku tak mampu lagi berkeluh. Aku mengingatmu sebagai sosok yang pernah hadir, meskipun tak pernah benar-benar tinggal. Seandainya kautahu perasaanku dan bisa membaca keajaiban dalam perjuanganku, mungkin kamu akan berbalik arah memilihku sebagai tujuan. Tapi, aku hanya persinggahan, tempatmu meletakan segala kecemasan, lalu pergi tanpa janji untuk pulang.

Semoga kau tahu, aku berjuang, setiap hari untuk melupakanmu. Aku memaksa diriku agar membencimu, setiap hari, ketika kulihat kamu bersama dia. Aku berusaha keras, setiap hari, menerima kenyataan yang begitu kelam.

Bisakah kaubayangkan rasanya jadi orang yang setiap hari terluka, hanya karena ia tak tahu bagaimana perasaan orang yang mencintainya? Bisakah kaubayangkan rasanya jadi aku yang setiap hari harus melihatmu dengannya?

Bisakah kaubayangkan rasanya jadi seseorang yang setiap hari menahan tangisnya agar tetap terlihat baik-baik saja?
Kamu tak bisa. Tentu saja. Kamu tidak perasa.

Dan akhirnya tiba dititik dimana aku tak mampu lagi untuk berkeluh, aku telah lelah. .
Aku lelah dengan semuanya. .
Bairkan aku sendiri, biarkan aku menikmati sakit ini. .
Jangan pernah hadir lagi, jangan pernah hadir seakan akan kamu begitu memperdulikanku. .
Aku sudah tidak butuh itu semuaa. .
Sudah cukup, aku lelah, lelah, lelaaah. .
AKU LELAH TERUS BERHARAP J



                                                                       Sulistri yanti

Selasa, 22 Juli 2014

Dwitasari :): Mungkin, aku terlalu berharap banyak

Dwitasari :): Mungkin, aku terlalu berharap banyak: Rasanya semua terjadi begitu cepat, kita berkenalan lalu tiba-tiba merasakan perasaan yang aneh. Setiap hari rasanya berbeda dan tak lagi s...

Rabu, 31 Juli 2013

buah buahan asli BIMA NTB (Garoso)..
enak..





Rumah adat SAMBORI..
desa di kabupaten BIMA NTB..
desa yang masih sangat primitif yang masih kental dengan adat..

Istana Bima NTB..
yang penuh dengan peninggalan pejuang pejuang terdahulu..
dan masih penuh dengan peralatan jaman kuno..

pantai BIMA NTB yaitu pantai LAWATA..
tepatnya pas masuk kota BIMA..
masih alami, dan pantai yang masih penuh dengan sejarah dan misteri..
banyak pulau bersejarah di BIMA..
maaf saya belum bisa post fotonya..

cocok untuk kalian para pecinta alam..
pegunungan bima yang masih sangat alami dan jernih..


maaf kalau masih penuh dengan kekurangan..
masih tahap pembelajaran..
keep smile :)